Penjelasan Kenapa Bulan Masih Muncul Padahal Udah Siang

8/16/2023
Beranda
Astronomi
Teknologi
Penjelasan Kenapa Bulan Masih Muncul Padahal Udah Siang
Penjelasan Kenapa Bulan Masih Muncul Padahal Udah Siang.

Hari-hari yang cerah seperti ini sungguh menyenangkan, bukan? Langit biru yang membentang luas benar-benar bisa mengembalikan semangat kita. Namun, tiba-tiba, saat kita sedang menikmati keindahan langit, Bulan malah muncul dengan anggunnya. Aneh, ya? Biasanya kan Bulan hanya tampak saat malam hari, jadi mengapa kali ini ia memutuskan untuk menampakan diri di siang bolong?

Sebetulnya, kebingungan ini tak perlu kita tolak begitu saja. Sebab, sebenarnya, tak ada yang salah dengan pemikiran kita. Bulan memang sahabat setia Bumi, dan ia memiliki hak untuk muncul kapan pun ia mau dalam sehari.

Oh ya, sebelum kita melangkah lebih jauh, ada satu hal menarik yang patut kamu cermati: teori multiverse. Kamu harus membacanya untuk menambah wawasan tentang kebenaran yang mungkin masih tersembunyi.

Ingat, jangan pernah meragukan bahwa Bulan hanya bisa bersinar di malam hari. Ia memiliki kemampuan untuk menghiasi langit siang hari juga. Sungguh tak mengherankan! Tetapi, semua tergantung pada fase Bulan yang sedang berlangsung.

Pernahkah kamu merasa kagum dengan perubahan wujud Bulan? Dari senyuman lembut menjadi penuh bulat, kemudian kembali lagi menjadi senyuman lembut. Apabila diamati dengan seksama, posisi Bulan di langit juga selalu mengalami perubahan setiap harinya.

Meskipun matahari terbit dan terbenam sudah menjadi pemandangan biasa, tahukah kamu bahwa Bulan juga memiliki fenomena serupa? Tetapi, ada perbedaan mendasar antara keduanya. Waktu terbit dan terbenam matahari selalu tetap (setidaknya di Indonesia), sedangkan Bulan memiliki ritme terbit dan terbenam yang bergantung pada fase dan posisinya dalam orbit.

Begini ceritanya: Bulan menjelajahi lingkaran mengelilingi Bumi selama sekitar 29,5 hari. Selama perjalanan itu, ia juga berputar di sekitar sumbunya sendiri. Yang menarik adalah bahwa waktu rotasi Bulan pada sumbunya sama dengan waktu yang ia butuhkan untuk mengelilingi Bumi. Karena alasan itulah, kita selalu melihat sisi yang sama dari Bulan setiap harinya.

Nah, kombinasi pergerakan mengelilingi Bumi dan rotasi pada sumbunya inilah yang menciptakan berbagai fase Bulan. Sinar matahari yang dipantulkan dari permukaannya akan menerangi Bulan dengan sudut yang berbeda-beda, tergantung di mana posisi Bulan berada. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa lihat ilustrasi berikut:

Penjelasan Kenapa Bulan Masih Muncul Padahal Udah Siang.
Jadi, itulah penjelasan mengapa Bulan kadang-kadang memutuskan untuk tampil di langit siang hari yang cerah seperti ini. Semoga penjelasan ini dapat memuaskan rasa penasaran kita!

Nah, begini ceritanya mengenai alasan mengapa Bulan masih bisa kita lihat meskipun siang sudah menyapa. Jadi, kalau kita menyaksikan langit dan tiba-tiba terlihat Bulan menghiasi siang yang terang, jangan terkejut ya!

Jadi gini, saat Bulan mendekati posisi Matahari di langit, ia seakan-akan mengecil begitu saja. Ini karena cahaya yang begitu terang dari Matahari, membuat Bulan terlihat kecil dan hampir tak terlihat. Saat itulah fase Bulan baru terjadi, di mana Bulan muncul hampir bersamaan dengan Matahari.

Setiap hari, karena perjalanannya mengelilingi Bumi, Bulan terbit dengan keterlambatan sekitar 50 menit lebih dari hari sebelumnya. Jadi, misalnya pada fase Bulan baru ia terbit pukul 6 pagi, maka besoknya ia akan muncul sekitar jam 06.50 pagi. Begitu seterusnya, langkah demi langkah.

Bulan baru akan tenggelam di cakrawala sekitar 12 jam setelah muncul. Nah, ketika memasuki fase separuh awal, Bulan dapat terbit sekitar pukul 12 siang. Sehingga, kita dapat menyaksikan kehadirannya dari siang hari hingga gelap malam.

Dan ingat, ketika memasuki fase purnama, Bulan akan muncul pada saat Matahari terbenam. Artinya, ia akan terlihat sepanjang malam, tetapi bersembunyi di balik langit saat siang tiba.

Kemudian, tatkala fase separuh kedua datang, Bulan akan terbit sekitar pukul 6 sore. Hal ini memungkinkan kita melihatnya mulai dari pagi hingga siang di hari berikutnya.

Gampang dipahami, bukan? Jadi, tak perlu kaget jika Bulan masih mempesona di langit siang. Semua ini terkait erat dengan fase Bulan dan waktunya saat muncul. Jadi, mari nikmati keindahan langit dengan penuh syukur!