Pengalaman lagi tarik tunai di ATM BRI mesinya tiba-tiba mati

9/16/2023
Beranda
Keuangan
Pengalaman lagi tarik tunai di ATM BRI mesinya tiba-tiba mati

Pengalaman lagi tarik tunai di ATM BRI mesinya tiba-tiba mati

Pengalaman lagi tarik tunai di ATM BRI mesinnya tiba-tiba mati, ini saya alami sendiri dibulan ini, dimana pada saat itu saya melakukan penarikan uang di mesin ATM BRI berlogo Link. Ternyata mesin ATM mati dikarenakan mati lampu, ko bisa ya? Ya bisa dong kan mesin ATMnya juga menggunakan listrik, dan listriknya adalah listrik PLN.

Ketika lagi transaksi mesin ATM tiba-tiba mati dikarenakan mati lampu, saya panik dong" Bagaimana tidak panik? Transaksi sedang berjalan kartu ATM didalam mesin, dan mesin pun terdengar sedang menghitung uang, pada saat itu mati lampu mesinpun langsung ikut mati.

Kepanikan melanda, ketelen nih kartu ATM, uangnyah nyangkut nih. Ternyata kartu ATM otomatis langsung keluar ketika mesin mengalami mati lampu. Satu kepanikan sirna, satu lagi kepanikan dimana uang sudah dalam proses hitung oleh mesin dan artinya dari rekening sudah terdebet.

Kebetulan saya adalah pengguna BRIMO jadi langsung saja cek mutasi pada BRIMO, dan ternyata benar saldo pada rekening sudah terdebet sebesar yang telah ditarik pada ATM namun gagal dikarenakan mati lampu.


Setelah ditunggu beberapa menit saldo yang gagal ditarik tidak kunjung kembali kerekening, dan pada saat itu tidak berselang lama lampu nyala kembali dan mesin ATM pun hidup kembali, saya lihat mesin melakukan booting seperti pada komputer, waktu bootingnya itu sangat lama, disitu tertera kita harus menunggu selama 20 menit, saya tunggu dong! Saya takut uang saya yang gagal tarik keluar dari mesin, karena apabila melihat dimutasi BRIMO saldo belum kembali juga.

Kurang lebih 20 menit menunggu akhirnya mesin ATM hidup kembali dan bisa digunakan. Ternyata uang tidak keluar dan mesin memberikan informasi bahwa mesin tidak bisa digunakan. Setelah melihat mesin tidak bisa digunakan akhirnya saya keluar, kebetulan ada yang mau transaksi juga saya beritahukan bahwa mesin lagi eror dan uang saya lagi nyangkut. Orang yang mau transaksi pergi saya pun langsung nelpon kontak BRI melalui aplikasi BRIMO. Kebetulan saya penasaran dengan kontak BRI yang Layanan Bebas Pulsa pada BRIMO.

Saya coba hubungi layanan bebas pulsa melalui BRIMO dan ternyata langsung nyambung, dan karena mungkin masih pagi jadi belum sibuk. Ternyata ketika kontak Layanan Bebas Pulsa melalui BRIMO sama seperti kita menelpon kontak 1500017, kita sama akan diterima oleh bot terlebih dahulu dan disuruh milih layanan mana yang diperlukan dengan menekan nomornya pada dial di layar HP.

Ketika menghubungi call center BRI melalui layanan bebas pulsa di BRIMO santai saja, tidak ada pulsa atau biaya telpon yang digunakan alias free. Telpon call center BRI melalui layanan bebas pulsa pada BRIMO menggunakan jaringan internet, jadi ketika akan menggunakan layanan ini pastikan memiliki data internet mencukupi, dan pastikan juga sinyal dalam keadaan baik supaya bisa terhubung dengan baik tidak putus-putus.

Kalau masih pakai data itu namanya bukan gratis tapi bayar juga kan harus beli kuota?" Ya, tentunya harus beli kuota dulu, tapi untuk sekarang ini saya kira kuota sudah menjadi sesuatu yang tidak bisa lepas bagi pengguna smartphone, kuota pastinya akan selalu tersedia, jadi bukan suatu beban lagi apabila dibandingkan dengan menggunakan pulsa biasa, kalau menggunakan pulsa biasa itu kurang lebih bisa menghabiskan 25rb ketika menghubungi call center sampai pengaduan diterima dan nasabah mendapatkan kode pengaduan.

Sampai disini mungkin tidak perlu dijelaskan secara detil cara pengaduannya, terpenting adalah saya mengadukan transaksi tarik tunai di ATM gagal saldo sudah terdebet dari rekening. Perlu disiapkan adalah: nomor kartu ATM dan atau nomor rekening yang bermasalah salah satu saja, waktu transaksi, nominal transaksi, dan jumlah transaksi saat itu atau hari itu ketika tarik tunai termasuk yang gagal transaksi keberapa, ID mesin ATM dan atau alamat lokasi ATM dimana kita menarik uang, sebagai contohnya adalah saya saat itu di BRI unit Tamanjaya Ciemas, selanjutnya mungkin juga ada verifikasi terkait identitas pemilik rekening seperti nama dan yang lainnya. Setelah pengaduan saya diterima dan mendapatkan kode pengaduan, pengaduan akan diproses dalam waktu 2x24jam kerja. 

Setelah mendapatkan penjelasan dari call center, ketika nasabah gagal tarik tunai di ATM maka secara otomatis saldo akan dikembalikan kerekening terdebet. Pengembalian memerlukan waktu dalam hitungan detik, namun tentunya tidak menutup kemungkinan akan memerlukan waktu lebih lama, seperti yang saya alami yang disebabkan mesin ATM mati dikarenakan mati lampu, untungnya lampu mati sekejap, tetapi mesin tetap memerlukan waktu lebih dari 20 menit untuk pengembalian, ini mungkin dikarenakan harus menunggu mesin bisa hidup kembali dan memberikan respon pada sistem sehingga uang baru bisa dikembalikan ke saldo secara otomatis.

Setelah pengaduan gagal tarik tunai saya sudah diterima dan saya sudah mendapatkan kode pengaduan, saya cek kembali mesin ATMnya dan ternyata mesin ATM sudah normal kembali. Sebelum mencoba transaksi lagi saya terlebih dahulu mengecek mutasi pada BRIMO dan ternyata saldo telah kembali. Akhirnya saya tarik lagi melalui mesin ATM yang mati tadi, dan ATM sudah normal seperti biasa.

Kesimpulan dari cerita saya ini adalah, tidak perlu panik ketika sedang melakukan transaksi tarik tunai di mesin ATM, mesin ATMnya tiba-tiba mati. 

Apabila bisa ditunggu, tunggu saja mesin ATM sampai menyala lagi, ini apabila mesin ATM mati karena mati lampu dan sudah terlihat hidup dan melakukan booting, karena booting mesin ATM memerlukan waktu kurang lebih 20 menit, beda mesin mungkin beda juga proses bootingnya. 

Apabila mau ditinggal juga tidak masalah, namun saya sarankan sebelum ditinggal baiknya lakukan pelaporan seperti yang saya lakukan diatas. Walaupun secara umum mesin ATM akan memproses transaksi yang tidak selesai tadi setelah menyala, dan apabila uang tidak berhasil ditarik uang tetap aman dan saldo akan dikembalikan kerekening. Pelaporan ini untuk berjaga-jaga, jadi apabila uang dinyatakan berhasil ditarik namun kita tidak merasa kita punya catatan sudah melaporkannya. 

Pada beberapa kasus gagal tarik tunai di ATM saldo terdebet tidak perlu melakukan pengaduan, saldo akan dikembalikan saat itu juga dan atau memerlukan waktu lebih lama, apabila lebih dari 1x24 jam saldo tidak kunjung kembali silahkan lakukan pengaduan. Apabila sudah melakukan pengaduan sebelumnya namun dalam 2x24 jam kerja tidak ada pengembalian atau respon lebih lanjut lakukan pengecekan pengaduan dengan menyebutkan kode pengaduan terdahulu, bisa melalui chat WhatsApp atau bisa juga kontak lainnya seperti layanan telpon call center bebas pulsa seperti diatas.

Sekian cerita saya, semoga bagi yang lagi mengalami kasus yang sama menjadi tahu dan tidak merasa panik apabila mengalami hal ini.