Cerita Pengalaman Saldo Rekening BRI Tiba-tiba Minus

11/07/2023
Beranda
Keuangan
Cerita Pengalaman Saldo Rekening BRI Tiba-tiba Minus

Kisah saldo rekening BRI tiba-tiba menjadi minus adalah pengalaman yang saya alami. Ternyata, saldo rekening tidak tiba-tiba menjadi minus tanpa alasan. Ada seseorang yang dengan sengaja melaporkan rekening saya ke pihak BRI, dan akhirnya rekening saya diblokir oleh bank dengan alasan penipuan yang menggunakan rekening saya.

Modus penipuan ini melibatkan penipu yang hanya mengambil nomor rekening dan nama orang lain pada akun BRIMO, tanpa mendapatkan akses login ke rekening tersebut. Mereka mendapatkan informasi ini mungkin melalui media sosial atau tutorial tentang bank. Kemudian, penipu akan mengatasnamakan rekening dan nama tersebut atau merekayasa informasi ini, lalu mengirimkannya kepada target sebagai bukti transaksi transfer yang seakan-akan telah berhasil, biasanya dalam bentuk video. Target ini kemudian percaya tanpa sadar bahwa mereka telah tertipu. Ketika uang tidak masuk ke rekening mereka, mereka melaporkannya ke bank, dan yang dilaporkan adalah pemilik asli akun BRIMO dalam video yang direkayasa oleh penipu, padahal pemilik akun tersebut tidak mengetahui apa-apa.

Berikut adalah cerita lengkapnya:

Pada tanggal 14 Juli 2022, saya menerima pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Orang tersebut menanyakan apakah saya berasal dari Sukabumi, yang saya konfirmasi karena memang benar saya dari Sukabumi. Kemudian, dia menanyakan apakah saya pernah melakukan jual beli mobil, yang saya bantah karena saya tidak pernah melakukannya. Dia kemudian mengirimkan sebuah video transaksi transfer yang dilakukan melalui aplikasi BRIMO, yang menunjukkan seolah-olah transaksi tersebut dilakukan dari rekening saya dengan jumlah yang sangat besar, yaitu Rp. 123.000.000,-.

Saya menjelaskan bahwa bukan saya yang melakukan transaksi tersebut dan bahwa video tersebut adalah rekayasa. Saya mencocokkan mutasi BRIMO yang terlihat dalam video dengan mutasi rekening saya dan menemukan ketidaksesuaiannya. Saya menduga bahwa orang tersebut mungkin telah menjadi korban penipuan dan saya menjelaskan bahwa itu bukan transaksi dari rekening saya.

Namun, orang tersebut tidak merespons lagi, dan saya juga tidak menghubunginya lagi. Saya merasa penasaran dengan video yang dia kirimkan, yang terlihat sangat meyakinkan seolah-olah transaksi tersebut berasal dari rekening saya. Meskipun saya masih belum memahami apa yang terjadi, saya mencurigai bahwa saya bisa menjadi target dalam modus penipuan ini.

Untuk memastikan keamanan rekening saya, saya memeriksa BRIMO saya dan menyadari bahwa tidak ada transaksi dengan jumlah sebesar itu, dan sudah jelas bahwa saldo rekening saya tidak cukup untuk transaksi sebesar itu.

Saya tidak melakukan tindakan apa pun terhadap rekening saya pada saat itu dan menganggap bahwa transaksi tersebut adalah tidak benar. Saya berpikir bahwa rekening saya akan aman. Namun, keesokan harinya, saat saya mencoba melakukan transaksi transfer uang sebagai Agen BRILink, saya mendapatkan pemberitahuan bahwa saldo saya tidak mencukupi. Saya segera memeriksa saldo dan mutasi rekening saya melalui aplikasi BRIMO dan menemukan bahwa saldo rekening BRI saya tiba-tiba menjadi minus. Saya mencari tahu mutasi rekening dari hari sebelumnya, minggu itu, dan bulan ini, tetapi tidak ada transaksi yang mencurigakan.

Saya kemudian memeriksa rekening melalui internet banking di halaman ib.bri.co.id pada saat itu, dan hasilnya sama, saldo rekening saya tiba-tiba minus. Saya mencoba menunggu beberapa saat, mengira mungkin ada masalah pada sistem BRI yang akan segera diselesaikan.

Namun, setelah setengah jam, saldo rekening saya masih minus, dan saya mulai panik. Saya segera menghubungi call center BRI melalui nomor 14017 untuk melaporkan masalah ini. Laporan pertama gagal karena sambungan terputus. Pada laporan kedua, saya mendapat jawaban setelah pemeriksaan oleh customer service. Namun, jawaban tersebut tidak memuaskan karena hanya memberi tahu bahwa rekening saya dalam keadaan "hold" dan untuk informasi lebih lanjut, saya harus menghubungi kantor cabang BRI atau KCP terdekat.

Saya bergegas ke kantor cabang BRI yang terdekat, yaitu KCP Surade, dan melaporkan masalah ini. Customer service melakukan pemeriksaan dan mengkonfirmasi bahwa rekening saya diblokir karena seseorang melaporkan penipuan yang mengatasnamakan rekening saya. Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan transaksi seperti yang dilaporkan, dan menunjukkan video yang dikirimkan oleh orang yang melaporkan ini.

Setelah pengecekan, rekening saya dibuka kembali, dan saldo tidak lagi minus. Namun, proses ini memakan waktu beberapa saat. Saya juga mendapat penjelasan bahwa masalah ini disebabkan oleh kesalahan CS BRI yang menerima laporan, dan CS tersebut merupakan pegawai baru.

Mereka memberikan nomor telepon kantor BRI yang menerima laporan tersebut, jika dalam satu jam rekening saya belum dibuka, saya dapat menghubungi mereka. Pada akhirnya, kurang dari setengah jam kemudian, rekening saya dibuka kembali dan saldo tidak lagi minus.

Menurut pihak bank, ini adalah modus penipuan yang melibatkan penipu yang mengirimkan video palsu sebagai bukti transaksi menggunakan akun BRIMO orang lain yang diambil dari media sosial. Target penipuan atau korban mendapatkan nomor saya dari video tersebut dan melaporkannya ke bank, percaya bahwa saya yang melakukan transaksi tersebut.

Berikut contoh vidio editan yang dijadikan sebagai bukti transaksi bahwa penipu telah mengirim mentransfer uang ke korban melalui BRIMO. 


Vidio ini hasil editan dari penipu dengan mengambil data dari akun BRIMO saya sendiri yang pernah saya upload di internet dan lupa untuk menutup data data yang riskan disalah gunakan seperti nomor rekening dan mutasi rekening pada saat itu.

Ini menjadi peringatan penting bagi semua nasabah bank untuk lebih berhati-hati dalam mengamankan akun bank mereka. Jika Anda menerima pesan atau video terkait transaksi perbankan yang mencurigakan, sebaiknya lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Pastikan selalu memeriksa saldo dan mutasi rekening melalui aplikasi perbankan atau mesin ATM.
  2. Laporkan masalah terkait melalui call center resmi dan lakukan pemblokiran rekening jika diperlukan.
  3. Jangan merespons atau mengabaikan kontak yang tidak dikenal yang menghubungi Anda melalui telepon atau media chat yang mengatasnamakan bank.
Penting untuk menjaga kerahasiaan akun bank Anda dan tidak membagikan informasi akun kepada siapa pun, terutama di media sosial. Pengalaman saya dengan saldo rekening BRI tiba-tiba menjadi minus mengingatkan kita akan pentingnya keamanan akun perbankan.